Showing posts with label Tip dan Trik. Show all posts
Showing posts with label Tip dan Trik. Show all posts

Thursday, July 5, 2012

Mengapa Anda harus mematikan HP dalam pesawat terbang?


Dalam pesawat terbang tanda ini jauh lebih penting bagi kelangsungan hidup Anda daripada tanda dilarang merokok
Mengapa pembicaraan penting tak dilakukan sebelum masuk ke dalam pesawat terbang? Inilah sikap egois yang dapat membunuh orang lain dan dirinya.
Jika ada penumpang yang masih menggunakan HP waktu pesawat hendak tinggal landas, terbang, dan mendarat, langsung saja saya tegur dengan tegas. Sekali seorang pria mau ajak berkelahi setelah saya tegur tiga kali. Saya siap melayani dia demi keselamatan dirinya, saya, seluruh penumpang, dan awak pesawat. Ia baru mematikan HP setelah keluarganya berbicara dalam bahasa yang tak saya mengerti.

Tampang keren tak selalu menunjukkan tingkat pengetahuan dan daya nalar yang sepadan
Sekali seorang TKI yang masih berbicara waktu pesawat sudah standby melakukan running untuk take off. Ia kemudian mematikan sambil menunjukkan sikap tak bersahabat. Waktu pesawat mendekati ujung landasan untuk mendarat ia hidupkan HP dan berbicara dengan temannya yang menunggu di terminal. Saya kalah cepat menegurnya.
Kita semua menitipkan nyawa kita kepada pilot dan pesawat terbang. Menjaga keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada pengecualian karena toleransi kepada pengecualian membawa risiko musibah dan kematian.
Sekali seorang bapak yang tampak seperti seorang terpandang yang duduk di sampingku menelepon dengan HP waktu pesawat sedang terbang. Langsung saya tegur dan ia tampak seolah-olah mematikan HP-nya, tapi saya curiga ia hanya berpura-pura. Tiba-tiba ada nada dering telepon. Langsung saya tegur dengan keras. Pak, mengapa bapak tetap ngotot? Jika pesawat ini jatuh bukan hanya saya yang mati tapi bapak juga akan mati. Akhirnya, ia matikan dan selama penerbangan wajahnya tampak kesal terhadapku. Umumnya penumpang lain hanya menoleh untuk melihat sang pelanggar tetapi diam saja. Selama ini saya hanya pernah menyaksikan seorang ibu yang berani menegur penumpang di depannya yang masih menggunakan HP waktu pesawat hendak lepas landas.
Mengapa obrolan tak dituntaskan waktu masih di darat? Orang ini tolol tak mengerti hukum fisika yang bekerja pada HP.
Banyak orang Indonesia bersikap dan bertindak masa bodo dan ternyata bodoh benaran. Apakah mereka sangka pengumuman pramugari berkali-kali itu hanya mainan? Pengumuman pramugari yang sudah rutin dan klasik itu sama saja dengan pengumuman pesawat-pesawat asing yang terbang ke luar negeri. Hanya terjemahan lurus dari bahasa Inggris Apakah maskapai penerbangan kita tidak bisa lebih arif untuk membuat pengumuman yang cocok dengan bahasa dan sikap ngotot dan ‘bodoh’ orang Indonesia? Apakah tak bisa pengumuman itu disesuaikan dengan daya tangkap banyak orang Indonesia yang kalah jauh dengan masyarakat negara maju? Masyarakat lebih mengenal istilah HP daripada ponsel atau telepon genggam. Kebanyakan penumpang Indonesia yang naik pesawat terbang tidak mengerti penjelasan bahwa penggunaan telepon genggam dan alat elektronik lain akan mengganggu sistem komunikasi dan navigasi pesawat. Apa maksudnya sistem komunikasi? Apa maksudnya navigasi? Mengapa tidak bilang lagi bahwa jika Anda ngotot menghidupkan pesawat, pesawat dapat jatuh atau meledak di udara atau meledak walaupun dalam posisi tak terbang.
Banyak peralatan bekerja dengan gelombang elektromagentik
Sejak Anda menginjakkan kaki ke dalam sampai melangkah ke luar dari pesawat udara, HP Anda harus dimatikan. Mengapa ? Jelaskan saja bahwa komputer dan banyak peralatan pesawat ini banyak sekali bergantung kepada gelombang radio atau gelombang elektromagnetik untuk menjalankan berbagai tugas atau fungsi, termasuk berkomunikasi dengan menara kontrol, navigasi atau penerbangan, dan pengaturan udara di dalam kabin. Jika HP Anda tetap hidup, walaupun Anda tidak menerima atau mengirim SMS atau bertelepon, signal elektromagnetik HP tetap dipancarkan. Tujuannya adalah memberitahu komputer di jaringan selular bahwa HP dalam keadaan aktif dan dapat dihubungi. Karena itu, sebaiknya waktu check in petugas harus menanyakan apakah ada HP dan alat elektronik yang berada dalam bagasi dan jika ada apakah sudah dimatikan. Mengapa hal ini penting? Karena jika HP dan alat elektronik itu masih hidup tetap saja gelombang elektromagentik dipancarkan. Bahayanya sama dengan jika alat-alat itu dibawa penumpang ke kabin.
Seandainya HP dimatikan pesawat tak bakal meledak. Dalam dunia penerbangan tak ada toleransi, satu inci sekali pun, kepada sikap ‘seandainya’
Sebelum pesawat bergerak ke landasan untuk take off dan waktu pesawat berjalan menuju apron setelah mendarat, pilot tetap berkomunikasi dengan menara kontrol. Alasan yang lain yang perlu dikemukakan adalah dalam kabin yang tertutup dengan padat dan simpang siurnya gelombang elektromagetik yang digunakan oleh komputer dan peralatan pesawat, sekian banyak HP penumpang yang dihidupkan dan dipakai untuk mengirim dan menerima SMS serta untuk bertelepon mengkibatkan semakin banyak gelombang elektromagnetik dapat terjebak dalam tubuh pesawat yang tertutup. Karena, gelombang elektromagnetik dapat terjebak dalam ruang tertutup yang penuh dengan logam, baik logam dalam pesawat dan logam yang ada dalam koper dan tas penumpang dan kargo. Gelombang yang terjebak ini mudah menyebabkan HP atau pesawat meledak. Karena itu, para peneliti gelombang HP melarang penggunaan HP karena dapat mengakibatkan HP atau pesawat meledak walaupun pesawat dalam posisi berhenti dan berjalan menuju ke landasarn pacu atau dari landasan ke apron.

Bayangkan apa jadinya jika komputer pesawat ‘hang’ seperti terjadi pada laptop Anda gara-gara ulah menumpang tak mematikan HP!
Kalau Anda ngotot memakai HP di mobil pribadi, bus, kereta api, atau di ruang pertemuan, risikonya amat kecil. Tapi, jika tetap ngotot memakai HP dalam pesawat terbang, Anda benar-benar makhluk yang tidak hanya bodoh tetapi juga biadab. Anda tak berbeda dengan seorang penjahat yang membuat orang lain terbunuh dan Anda sendiri bunuh diri karena kebodohan dan sikap keras kepala Anda.

Jangan taruh HP dekat kepala waktu tidur! Mengapa? Tips keamanan menggunakan HP dan alat-alat wireless lain

Agustus 11, 2008

Tahun demi tahun berlalu. Kini semakin banyak informasi terdengar dan terbaca tentang risiko memakai HP atau telepon selular secara sembarangan. Berdasarkan informasi itu, berikut ini dikemukakan sejumlah tip aman menggunakan HP dan alat-alat elektronik wireless atau nirkabel.
1. Matikanlah HP waktu tidur malam.
2. Taruhlah HP jauh dari kepala dan tubuh waktu tidur malam.
3. Taruhlah HP jauh dari komputer atau laptop karena radiasi elektromagentik mengganggu kerja komputer Anda.
4. Taruhlah HP sekurang-kurangnya 6 – 7 inci dari tubuh Anda dan orang lain waktu sedang digunakan, waktu berbicara, menulis SMS, dan melakukan download.
5. Jangan taruh HP di saku, dompet, di balik atau pada pinggul sepanjang hari. Pinggul memproduksi 80% sel darah merah tubuh dan terutama rentan terhadap kerusakan radiasi elektromagnetik. Jarak antara HP dan pinggul Anda yang terlalu dekat, walaupun Anda tak menggantungkannya di pinggul, dapat mempengaruhi fertilitas (kesuburan) Anda.
6. Janganlah gunakan HP, entah berbicara atau mengetik SMS, ketika sedang dicharge atau sedang tersambung dengan colokan listrik. Jika terjadi korslet listrik, bisa terjadi kebakaran. Tangan dan tubuh Anda bisa terbakar. Tempat tidur terbakar. Anak di dekatmu juga bisa terbakar. Dan, bisa jadi rumah Anda juga ikut terbakar. (Lihat www.harisghadux.multiply.com)
7. Jangan bicara dengan HP atau telepon nirkabel waktu hamil, dengan bayi atau anak kecil masih dalam gendongan, dekat anak di bawah usia 16 tahun, atau waktu sedang mengendarai (mobil, kereta api, pesawat terbang, atau kereta api bawah tanah). Radiasi terperangkap dan lebih tinggi pada zone metal yang dekat! Kebiasaan memakai HP sambil menyetir memang berbahaya sekali. Tapi, banyak orang tetap keras kepala dan tetap ngotot.
8. Kurangi exposure radiasi elektromagentik terhadap janin dalam pemeriksaan USG, kecuali jika benar-benar perlu.Janganlah gunakan HP ketika masih tersambung dengan listrik.
9. Jangan bicara dengan HP atau telepon nirkabel waktu hamil, dengan bayi atau anak kecil masih dalam gendongan Anda, dekat anak di bawah usia 16 tahun, atau waktu sedang mengendarai (mobil, kereta api, pesawat terbang, atau kereta api bawah tanah). Radiasi terperangkap dan lebih tinggi pada zone metal yang dekat!
10. Kurangi exposure (terpaparnya) radiasi elektromagentik terhadap janin dalam pemeriksaan USG, kecuali benar-benar perlu.
11. Kurangi penggunaan komputer / jauhkan diri dari komputer atau duduk di belakang layar komputer orang lain. Layar datar lebih baik. Gunakanlah koneksi Internet berkabel, bukan WiFi – terutama untuk laptop. Jauhkan laptop dari tubuh dan jauh dari permukaan logam.
12. Tetap pertahankan zone elektromagnetik yang rendah waktu tidur, di rumah, dan untuk pribadi. Pindahkan alarm clock sekurang-kurangnya 3 kaki (atau sekitar 1 m) dari kepala atau gunakanlah tenaga batere. Enam kaki (sekitar 2 m) adalah jarak yang disarankan dari alat-alat elektronik. Hindari tempat tidur air (waterbeds), selimut elektrik, dan kerangka tempat tidur dari logam. Rangka dari futon atau kayu lebih baik.
Baca juga tips untuk meningkatkan resistensi tubuh Anda terhadap kerusakan akibat radiasi elektromagnetik guna meningkatkan kesehatan Anda. Jika ingin baca tulisan lengkap, silahkan klik di sini! jangan-letakkan-hp-dekat-kepala-waktu-tidurfinal21
Bayi pun diberi HP?
Jangan bicara dengan HP sambil menggendong anak!
Belum waktunya anak memakai HP
Jangan gunakan HP ketika masih tersambung dengan listrik.
Inilah akibat memakai HP saat masih tersambung dengan listrik.
Tangan terbakar dan ….
Untunglah bisa cepat tertolong di unit gawat darurat rumah sakit.
Janganlah makan HP-mu! Anda kan sudah termakan oleh iklan HP.
Dari pohon HP kita menuju ke rimba gelombang elektromagnetik di kota besar!
Rasanya HP pun belum juga menjamin privasi.
Perlu kotak peredam suara waktu berbicara dengan HP
Bukan hanya HP Anda yang diborgol. Anda pun sudah terborgol oleh HP.
(Sumber: Medical Alert: Cell Phones, Cordless & WiFi Wireless Communication Produces Dangerous Electromagnetif Radiation (EMR); Lihat www.safewireless.org)
Sumber penunjang:
1. Bengt B. Arnetz, Torbjorn Akerstedt, Lena Hillert, Arne Lowden, Niels Kuster, and Clairy Wiholm, The Effects of 884 MHz GSM Wireless Communication Signals on Self-reported Symptom and Sleep (EEG)- An Experimental Provocation Study, PIERS Online Vol. 3 No. 7, 2007 , halaman 1148-1150, Copyright 2008 PIERS, Lihat www.piers.mit.edu).
2. NATURAL ENERGY WORKS, Cell Phone & Tower RF Radiation Meter, Copyright (C) Natural Energy Works, 1998, Lihat www.orgonelab.org). 3. Jangan gunakan HP waktu masih tersambung ke listrik. Lihat www.harisghadux.multiply.com.

Sumber

Wednesday, July 4, 2012

Hal-hal yang Bisa Kamu Lakukan Kalau Ada Dangdutan di Dekat Rumah

Sering tidak bisa dipungkiri, tetangga kamu memegang peranan erat dalam kesejahteraan dan ketenangan hidup kamu sehari-hari. Beberapa di antara kita cukup beruntung memiliki tetangga yang suka ngirim-ngirim makanan, minjemin motor atau mobil, bahkan berwujud dedek-dedek gemes atau mamah dan papah-papah muda yang menyegarkan mata.
Tapi gimana seandainya tetangga kamu itu adalah tipe yang hobinya bikin hajatan dangdutan dengan speaker volume maksimal yang bassnya sember membahana? Oh nooo apa yang bisa kamu lakukan? Haruskah kamu cabut setiap kali tetangga kamu bikin hajatan? Duit bisa habis dong ya kalo dipake nongkrong di luaran mulu saban ada dangdutan? Oh tenang saja saudara-saudara, masih ada hal-hal yang bisa kamu lakukan di saat ada dangdutan di deket rumah kamu.

Ikut Jogedan

Ini bisa kamu lakukan kalau kamu emang kebetulan juga penggemar jenis musik dangdut. Lumayan lah ya ada hiburan gratis dari tetangga kamu. Tapi kalau pun misalnya kamu bukan penggemar dangdut juga gak pa pa kok, bukan berarti kamu gak bisa ikutan seru-seruan, dong. Gimana sih, katanya kamu anaknya asik, denger lagu Mabok Janda aja kok KO. Joged dong man, joged! Yang di belakang mana suaranyaaaa?

Berburu Klip

Okelah, sebagai geek sejati ternyata kamu nggak mood buat jogedan. Bukan berarti kamu harus mati gaya dong saat ada dangdutan. Ini saat yang tepat bagi kamu untuk bertandang ke hajatan dangdutan itu dengan bermodalkan gadget perekam terhandal kamu (tapi tetap waspada ya, jangan sampe kecopetan, ntar kamu tambah bĂȘte). Pasang mata pasang telinga dan siap rekam kejadian-kejadian yang kira-kira youtube-worthy. Lumayan, jo, sapa tau jadi makin banyak yang subscribe channel kamu!

Dapetin Backstage Pass

Gunakan kehandalan dan karisma kamu yang luar biasa untuk bisa mendapatkan backstage pass di hajatan dangdutan tersebut. Dengan kata lain, cobalah usahakan kamu bisa nongkrong-nongkrong bareng mas-mas dan mbak-mbak performers sepanjang atau setelah hajatan dangdutan tersebut berlangsung. Mengapa demikian? Ya kamu nggak tau aja kan, siapa tau mereka semuanya itu sebenarnya hanya menyamar (inget film Mendadak Dangdut dong?). Bisa aja dangdutan itu hanya kedok belaka, dan sebenarnya mereka adalah tim mata-mata yang berencana menguasai dunia. Kamu bisa memutuskan untuk membongkar rencana mereka (atau ikutan) kalo kamu berhasil dapetin backstage pass dangdutannya dulu dong.

Main Tebak Lagu

Tapi kamu males keluar rumah, gimana dong? Ya udah. Di rumah aja kalo begitu. Saat hajatan dangdutan itu berlangsung, kamu bisa memilih untuk bermain tebak lagu bersama orang rumah kamu. Alamat Palsu? Hamil Duluan? Cinta Satu Malam? Inilah saatnya menguji perbendaharaan lagu-lagu dangdut kamu. Tentunya, ciptakan hadiah menarik buat yang bisa nebak lagu terbanyak sepanjang malam (terkadang sampai pagi, tergantung seberapa niatnya tetangga kamu bikin hajatan – red).

Marah-marah

Keluar rumah males, tebak lagu juga gak napsu. Ngapain dong? Yak tidak ada hal lain lagi yang bisa kamu lakukan di saat ada dangdutan di deket rumah kamu selain marah-marah seperti biasa. Luapkan kemarahan kamu dan penuhi timeline twitter dan facebook teman-teman kamu. Meskipun nggak menyelesaikan masalah, paling gak kamu merasa sedikit lega karena seluruh dunia tahu bahwa kamu sedang sangat-sangat sengsara. Faham, ya? (smile)

Pasrah

Eh tapi kan marah-marah gak baik buat kesehatan? Gimana dong. Ya udah, pasrah aja gih. Mau diapain lagi coba. Atau belajar sama Nobita gih supaya bisa tidur dengan cepat dan nyenyak di situasi mana pun dan kapan pun.

Bikin Artikel Ini

Ya tapi gak bisa tidur. Nasib. Nasib. Ya udah lah bikin artikel ini aja. Lumayan bisa menghibur orang yang lagi gak ada kerjaan, atau mungkin yang tetangganya juga sedang ngadain hajatan dangdutan. Ah ya sudahlah.

Friday, June 22, 2012

Lakukan 3 Hal ini Saat Bangun Tidur...

Ada yang merasa lelah sore ini karena pagi tadi bangun dengan badan masih terasa lemas? Apalagi hari ini Senin, mulainya aktivitas di awal minggu.
 Ilustrasi/gudangnya.com
Bisa jadi lagu "Bangun tidur kuterus mandi..." banyak yang melakukan. Padahal lagu tersebut hanya berlaku bagi kamu yang bangun kesiangan, terlambat sekolah atau ke kantor.

Nah, kalau mau memulai hari lebih santai dan tenang sepanjang hari, mungkin bisa melakukan apa yang dinasehatkan oleh Jack Wiener, seorang psikoanalis seperti ditulis pada Youbeauty.

Menurut Weiner, lakukan 3 gerakan sederhana ini sebelum beranjak dari tempat tidur agar dapat menghilangkan kekhawatiran dan kelelahan. Tipsnya sebagai berikut:


1. Gerakkan tangan dan kaki
Saat masih berada di tempat tidur, gerakkan telapak kaki dengan gerakan tegak lurus dan menunjuk ke depan secara perlahan. Lakukan gerakan ini selama 15-30 detik. Ini merupakan gerakan awal untuk mengembalikan kesadaran diri. Selanjutnya lakukan gerakan buka tutup telapak tangan selama 15-30 detik.

2. Pijakan kaki
Letakkan telapak kaki di lantai dalam keadaan sadar. Berdirilah selama beberapa waktu hingga Anda telah merasakan kaki berpijak di atas lantai.

3. Lakukan peregangan
Setelah itu lakukan peregangan otot secara perlahan. Hilangkan ketegangan pada otot leher dan bahu. Semakin Anda tersadar, semakin baik Anda memulai hari.




Sumber

Lidah Anda Tergigit? Segera Lakukan Hal Berikut

Saat makan, berbicara atau diam kadang seseorang bisa secara tidak sengaja lidahnya tergigit. Ini tentu bisa membuat orang tidak nyaman dan sakit, lalu apa hal yang sebaiknya dilakukan?

Lidah yang tergigit membutuhkan waktu untuk sembuh, tapi kondisi ini kadang menyakitkan dan seringkali berubah menjadi luka atau sariawan yang membuat seseorang tidak nyaman untuk makan atau berbicara.




Foto: thesun.co.uk

Trauma fisik seperti lidah yang tergigit merupakan salah satu penyebab sariawan. Ini karena sariawan merupakan bentuk luka atau ulkus pada mukosa, ulkus ini bisa bertahan melalui peradangan atau infeksi sekunder.

Umumnya sariawan lebih mudah terjadi jika daya tahan mukosa rongga mulut sedang mengalami penurunan, maka trauma atau bentuk fisik yang terjadi dimulut lebih cepat memicu sariawan.

Untuk itu agar lidah yang tergigit tidak berubah menjadi sariawan dan cepat sembuh, maka ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan seseorang saat lidahnya tergigit, seperti dikutip dari Boldsky, yaitu:

1. Lidah yang tergigit bukanlah suatu hal yang serius dan bisa disembuhkan dengan mudah. Hal ini karena kandungan dalam air liur bisa membantu menyembuhkan gigitan.

2. Ketika lidah tergigit, segera letakkan batu es di lidah untuk mengurangi rasa sakit dan juga menghentikan pendarahan.

3. Kumur mulut dengan menggunakan air garam selama beberapa detik, karena air garam bisa menjadi obat rumah yang efektif untuk menyembuhkan dan memiliki zat melawan bakteri serta mencegah infeksi.

4. Jika memiliki madu, maka oleskan 1 sendok madu setidaknya 2 kali dalam sehari, madu yang manis bisa efektif untuk menyembuhkan lidah yang tergigit.

5. Mengonsumsi air, lebih diutamakan menggunakan air dingin karena memberikan efek menenangkan dan bisa sekaligus mengompres.

6. Usahakan untuk menghindari makanan pedas karena bisa meningkatkan peradangan sehingga memperlambat proses penyembuhan.

Sumber 

Thursday, June 21, 2012

Tips Agar Jogging Lebih Kuat

Kebanyakan orang berpikir olahraga lari atau jogging hanya mengandalkan kaki dan bantuan dari lengan, itu salah. Karena sistem pernapasan memainkan peran penting dalam efektivitas pelari. Jika ia mampu membawa lebih banyak oksigen maka ia akan lebih kuat dibanding temannya.

Ketika berlari maka secara alami seseorang akan kehabisan napas, karena otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru juga bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen dari udara.

 
 Ada teknik tersendiri agar  napas lebih kuat saat berlari/velocitygoals.blogspot
Memiliki pola pernapasan yang efisien saat berlari akan membuat seseorang lebih efektif dan efisien dalam mendapatkan oksigen ke otot sehingga meningkatkan daya tahan dan bisa berlari lebih jauh serta lebih nyaman.

Mengoptimalkan ritme napas adalah hal yang sederhana, ikuti langkah-langkah berikut untuk membantu mengembangkan pola pernapasan ketika berlari, seperti dikutip dari Lifemojo:

 
1. Bernapas dari mulut
Menggunakan mulut untuk napas memungkinkan lebih banyak oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dibanding dari hidung. Jika mencoba bernapas dari hidung sambil berlari membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung mengepal atau mengeras.

Sedangkan napas melalui mulut akan mendorong otot-otot wajah untuk rileks sehingga menciptakan ketenangan dan lebih santai. Jika mulai merasa kehabisan napas maka perlambat sedikit larinya.

 
2. Gunakan pernapasan perut lebih sering
Cobalah bernapas dari perut atau diafragma dan bukan dada. Cara melatihnya berbaring terlentang dan lihat gerakan perut saat bernapas. Jika seseorang bernapas dengan benar maka seharusnya perut naik-turun setiap kali napas, sementara dada kurang bergerak. Lakukan teknik ini saat berlari.

 
3. Mengambil napas pendek dan dangkal
Menarik napas terlalu panjang dan dalam bisa membuat seseorang tidak mampu belari jauh atau lama, untuk itu bernapaslah pendek secara dangkal sehingga lebih mudah mengatur napas.

 
4. Napas yang dilakukan berirama
Hal utama yang perlu diingat adalah sebaiknya menarik dan mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama, terlepas dari seberapa cepat seseorang berlari. Misalnya ada orang yang setiap 2 langkah lari baru mengambil napas, tapi ada juga yang 3 langkah setiap napasnya. Pola ini disesuaikan dengan kondisi tubuh.

 
5. Dengarkan napas Anda
Gunakan telinga untuk mengontrol pernapasan. Jika mendengar napas mulai terengah-engah maka kurangi kecepatan berlari, jika sudah mulai stabil bisa secara perlahan ditingkatkan kecepatannya.

Bernapas dengan benar akan sangat penting untuk menurunkan stres dan meningkatkan stamina fisik yang tepat. Belajar untuk fokus pada pernapasan saat berlari memang tidak mudah, tapi hal ini bisa dilatih ketika sedang berjalan hingga nantinya tubuh menjadi terbiasa.

Tuesday, June 19, 2012

Mengapa Membunyikan Leher dan Buku Jari Berbahaya?

Membunyikan sendi-sendi di jemari, tangan, atau leher saat badan pegal memang terasa melegakan sesudahnya. Namun, sebaiknya kita jangan terlalu sering melakukan ini, mengapa?

alisuhendri.files.wordpress.com
Menurut Brian Cassaza, M.D, dari Universitas California, Amerika, bila salah urat syaraf terjepit di antara tulang ekor leher. Maka, efeknya bisa bemacam-macam, tergantung dari jaringan saraf itu menuju ke mana. Tapi, pada umumnya, akan mengakibatkan organ tubuh seperti kaki dan tangan sulit dikomando oleh otak.

Orang yang mengalami hal tersebut, biasanya berjalan seperti robot, karena, otak gagal memberi instruksi kepada organ-organ tubuh untuk melakukan apa yang diiinginkan.

Sama halnya dengan membunyikan tulang leher, gerakan membunyikan buku-buku atau sendi di jari juga merupakan kebiasaan yang salah karena menyalahi aturan persendian normalnya dan dapat menghancurkan tulang-tulang rawan di dalamnya.Jika kebiasaan ini dilakukan terus menerus maka dapat menimbulkan penyakit sendi yang kronis di kemudian hari.

Para ilmuwan biomedis telah mempelajari apa yang sebenarnya terjadi ketika kita menekuk tulang sendi jari dengan menggunakan mikrofon yang sensitif.

Di dalam ruang sendi antara tulang-tulang terdapat cairan dan ikatan sendi (ligamen) di setiap sisi ruang sendi yang menyatukan tulang.

Nah, saat kamu menarik jari, hal ini membuat ruang sendi makin besar. Akibatnya, tekanan dalam ruang sendi makin menurun. Segera saja, ikatan sendi tersedot ke dalam. Ketika tekanan menurun,muncullah gelembung (paling sering karbon dioksida), hanya dalam satu per ribuan detik. Gas inilah yang menimbulkan bunyi letupan yang merupakan suara pertama.

Gelembung itu mengisi 15% ruang sendi yang sekarang menjadi lebih besar. Karena ruang sendi mendadak diisi oleh gelembung, cairannya tiba-tiba mendorong ikatan sendi dan mendorongnya ke posisi semula. Pada saat ligamen “didorong kembali” muncullah bunyi kedua.

Energi yang hilang dalam sendi sangat rendah, hanya sekitar 7% dari yang diperlukan untuk merusak tulang. Tetapi, bila terlalu sering melakukannya, bisa dihitung sendiri dan hasilnya tentu sangat berbahaya.

Sebuah penelitian melibatkan 300 orang yang telah membunyikan buku jarinya selama 35 tahun. Memang, hasilnya tidak ada kasus artritis pada tangan mereka. Namun, efek lainnya adalah mereka memiliki sendi yang membesar, tangan mereka menjadi lebih lemah, berkurang seperempat dari kekuatan tangan yang seharusanya.

Jadi, membunyikan buku jari tangan dan persendian tulang lainnya akan terasa saat kita tua nanti, 35 hingga 40 tahun mendatang.
 Sumber: